Senin, 26 November 2007

Budakmetal@irc.dal.net

#budakmetal@irc.dal.net



Photograph by Jonas Photo Bandung (3992x2656)


Terimakasih kepada KiLLing^LoneLiNeS atas Di Registernya Chan #budakmetal

kami hanyalah sekumpulan anak remaja yg mengisi ruang hidup dgn dunia maya
dunia maya membuat hati kamu ceria...
menghilangkan rasa sedih
bercanda bersama anak anak
yeaah...
kami takan ada jika kalian tak ada
semoga chan kami selalu ada
kami berharap kepada anak anak semoga dapat mengembangkan chanel kami
terutama pada operator!!!

terimakasih atas kerjasamanya


About #budakmetal@irc.dal.net

***Info for #budakmetal***
Founder : Killing^Lonelines (~disana@125.163.72.133)
Mode Lock : +tn-kliRcMspm
Description: well come
URL : www.budakmetalirc.multiply.com
Options : SecuredOps, Ident, Topic Lock(S)
Memo Level : AOP
Registered : Sat 20-Jan-2007 06:53:26



Sop And Aop in #budakmetal@irc.dal.net

***SOp list for #budakmetal


-ChanServ- 2 - [[eOt]] (~ewe@125.163.78.92)
-ChanServ- 3 - [--BEAUTY_FORGOTTEN--] (~sperm@vps.fireport.net)
-ChanServ- 4 - XdikaX (~iiiiiiiii@202.218.210.161)
-ChanServ- 5 - `Ade` (tomeh@prosecures.net)
-ChanServ- 6 - tamy (~semuap@vps107.web004.srv.intermediatech.net)
-ChanServ- 7 - SATAN|EMPIRE (~hooker@202.218.210.161)
-ChanServ- 8 - diNz (~sfgnsfgf@125.163.72.57)
-ChanServ- 9 - BUDAKMETAL (~sperm@ww1.avalonglobal.com)
-ChanServ- 10 - bananatehpisang (~iejal@125.163.28.218)
-ChanServ- 11 - bLoOdy_vaLeNtiNe (~propagand@125.163.72.133)
-ChanServ- 12 - BuDaK`PeRsiB (~ghotic@125.163.28.218)
-ChanServ- End of list.


***AOp list for #budakmetal


-ChanServ- 1 - Kangen-Bend (~rgr@125.163.78.44)

-ChanServ- 2 - ``nUrUL`` (~Co_EmO_Fu@125.163.81.25)
-ChanServ- 3 - [beyz] (~stupid@125.163.73.208)
-ChanServ- 4 - FLowER[ciTY] (qjesbb@222.124.19.30)
-ChanServ- 5 - ||Bleeding||Cry|| (~LaftrHa@125.163.91.99)
-ChanServ- 6 - ipan (Saja@72.10.172.49)
-ChanServ- 7 - bleeding_emo|butuhkasihsayang| (~ndda@125.163.73.208)
-ChanServ- 8 - tamys (~semuap@vps107.web004.srv.intermediatech.net)
-ChanServ- 9 - cO^RoCkStAr^BeRdEnDaNg^aHeY (~bolonjovi@202.159.115.92)
-ChanServ- 10 - Heunceut (~wawan@66.219.108.143)
-ChanServ- 11 - [-die`before`valentine-] (x2@202.138.235.90)
-ChanServ- 12 - [joe] (~BeRHraP@125.163.73.208)
-ChanServ- 13 - DJ_Metal (~razorblad@125.163.124.119)
-ChanServ- 14 - LovehuRtz (~donthurtz@125.163.76.49)
-ChanServ- 15 - su1c1d3 (~metalic@bigjun.com)
-ChanServ- 16 - SiGantengMaut (~awas@202.129.185.32)
-ChanServ- 17 - ANTITRUST (~sperm@125.163.8.87)
-ChanServ- 18 - AgieAgieYes (~semuap@vps107.web004.srv.intermediatech.net)
-ChanServ- 19 - [cE_L0sTinRevEngE] (~aww@125.163.91.74)
-ChanServ- 20 - xxNgUcHaRLoTtExx (~aww@125.163.91.74)
-ChanServ- 21 - mimi- (~sequel@125.163.74.196)
-ChanServ- 22 - BunZ (~weleh@125.163.91.74)
-ChanServ- 23 - L-Arc-en-Ciel (~Hyde@125.163.28.218)
-ChanServ- 24 - FLaTuZz[RzQ]KiDzZ (~a@125.163.81.188)
-ChanServ- 25 - __[sAtpaM|nAraKa]^^kAcrUdh^^__ (~satpam_na@125.163.74.23)
-ChanServ- End of list.


Kamis, 22 November 2007

Pejuang Vs Pecundang

pejuang vs pecundang

Sebuah kata pengantar yang menarik untuk sebuah minimagz pinjeman dari teman.

Ribuan kali bumi mengelilingi matahari. Puluhan ribu kali bulan mengitari bumi.
Dalam masa itu, terlahir orang-orang yang berkali-kali mengubah wajah dunia.
Dalam masa itu pula, lahir orang-orang yang tak pernah berbuat apapun hingga saat mereka dikubur di perut bumi.
Banyak.
Jumlah mereka banyak.
Bahkan terlalu banyak.
Namun sejarah tak pernah menitikkan setetes tinta pun untuk menuliskan apa yang mereka lakukan.
Sepertinya keberadaan mereka sama dengan tidak adanya.
Ada namun tak ada artinya.
Bumi akan menjadi saksi atas apapun yang kalian lakukan.
Ada pejuang, ada pecundang.
Pilihan ada di tangan kalian.

Naif sekali bila ku sebut diriku sebagai pejuang tapi mengakui diri sebagai pecundang juga “menyakitkan”(hee…).

Tak ada artinya??? Ups… terlalu kejam atau memang selama ini aku merasa bahwa diriku berguna tapi berguna yang tak ada artinya alias kontribusinya nol besar. Apa benar aku tak pernah memberikan kontribusi apa-apa?
Hee… kata pengantar yang cukup cerdas. Aku pikir, semua tergantung pada siapa yang melihat kontribusiku, diriku kah? orangtuaku kah? temanku kah? masyarakat kah? atau manusia dunia kah? Mungkin aku telah dianggap pejuang oleh diriku sendiri dan orangtuaku tapi dengan jujur aku mengakui bahwa aku masih menyandang predikat pecundang bagi teman, masyarakat dan manusia dunia coz gak pernah ada kontribusi berarti yang ku berikan pada mereka. Apa yang kulakukan selama ini hanya sebatas zona nyaman untuk diriku sendiri saja. How about u?

Hmmm……Grrhhh……
Kesadaran adalah matahari
Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala
Dan perjuangan adalah melaksanakan kata-kata.

Winner Vs Loser

Pemenang VS Pecundang

01. Ketika pemenang melakukan kesalahan dia berkata "saya salah!" Ketika pecundang melakukan kesalahan dia berkata, "ini bukan salah saya!"
02.Pemenang berkata, "saya sudah baik, tapi saya bisa lebih baik lagi!" Pecundang berkata, "saya tidak sejelek orang lain!"
03. Pemenang mencoba belajar dari setiap orang yang lebih baik dari pada dia. Pecundang selalu mencoba menjatuhkan orang lain.
04. Pemenang berkata, "mari saya kerjakan ini untuk anda!" Pecundang berkata, "itu bukan pekerjaan saya!"
05. Pemenang berkata, "pasti ada cara lebih baik mengerjakannya!" Pecundang berkata, "begitulah biasanya dikerjakan disini!"
06. Pemenang berkata, "ini sulit tapi mungkin!" Pecundang berkata, "ini mungkin tapi sangat sulit untuk mengerjakan!"
07. Pemenang selalu mempunyai rencana-rencana. Pecundang selalu mencari alasan.
08. Pemenang mempunyai komitmen-komitmen. Pecundang hanya berjanji-janji saja.
09. Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban. Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah.
10. Pemenang tuntas memecahkan masalah. Pecundang selalu tanggung-tanggung & tidak pernah memecahkan masalah.

Senin, 12 November 2007

1. Cari personil

Tanyain dulu background musik mereka. Suka denger musik apa? Kalo mereka suka dengerin jazz mending nggak usah diajak. Nggak nyambung soalnya. Terus kalo bisa skill musiknya setara semua. Biar gampang dan nyambung. Kan nggak lucu kalo ada salah satu personil masih basic banget skill-nya.

Terus kalo bisa masing-masing personil punya visi yang nyambung. Ini bisa diliat dari referensi yang dikulik. Kalo ada yang dengerin punk dengan segala turunannya bisa ditarik tuh. Secara akar musik emo bermula dari punk dan hardcore punk.

2. Perkaya referensi musik

Band emo bukan cuma Dashboard Confessional, Finch atau MCR doang. Nih musik nggak ujug-ujug nongol ke muka bumi. Ada evolusinya. Nah supaya asik, mending kita perkaya referensi musik. Emang rada susah nyari musik-musik emo awal. Soalnya band-band yang ikut melahirkan musik ini masuk kategori indie. Karena itu distribusinya terbatas.

Ada beberapa nama yang dikenal sebagai pengusung emo awal (emocore). Misalnya, Rites of Spring, Fugazi, Jawbreaker, atau Fuel. Ciri khasnya adalah: personil band-band ini "mantan" pengusung hardcore punk. Kemudian berevolusi menjadi band pengusung rock dengan orientasi gitar, tempo lagu sedang, dan vokal gaya punk.

Maju dikit, kita bergerak ke style emo. Di sini ada kelompok seperti Shotmaker, Moss Icon, the Hated, Silver Bearings, Native Nod, Merel, Hoover, Evergreen, Navio Forge, Still Life, Shotmaker, Policy of Three, Noneleftstanding, Embassy, Ordination of Aaron, Floodgate atau Four Hundred Years.

3. Pake gear khusus

Beberapa band emo pada fase awal perkembangannya banyak yang memakai alat-alat berkaraketeristik khusus. Kayak gitar Gibson Les Paul, SG, dan amplifier Marshall JCM-800. Ini penting karena sound yang keluar dari alat-alat ini punya signature sound yang cocok banget buat musik emo. Apakah berarti kalo nggak ada alat-alat tersebut kita nggak jadi main musik emo? Ya nggak juga sih. Alat-alat itu cuma bikin style dan emosi yang keluar jadi pol. Kalo punyanya gitar Fender atau Peavey misalnya ya nggak apa-apa juga.

4. Belajar ekspresif

Ekspresif? Ya, betul. Emo kan berasal dari kata "emotional". Emo adalah sebuah kata yang mewakili berbagai macam gaya turunan punk rock dengan tingkat emosi tinggi. Jadi kalo mau main musik emo, emosi harus dikedepankan. Bukan marah-marah ya, tapi lebih ke penjiwaan yang dalam.

Sekadar contoh aja nih, musik yang keluar bakal lebih ultra-soft, raungan gitar SG atau Gibson, gaya bernyanyi berbisik dan sesekali berteriak. Untuk gitar salah satu gaya yang selalu muncul adalah octave chord.

Kord oktaf tuh kalo di gitar kira-kira kayak begini. Main kord A flat. Satu nada A di fret 5 senar 6 bakal ditemani satu nada A di fret 7 senar 4. Nah itu kord oktaf namanya. Kord oktaf bakal bikin pitcht yang tinggi saat sound gitarnya keluar serta sangat kaya tekstur. Itu sebab gitar Gibson SG plus Marshall JCM-800 combo sering dipake anak-anak emo.

Semuanya ini nggak maksimal kalo penjiwaaan yang keluar dari masing-masing personil cetek. Esensi emo baru keluar kalo band kita mengeluarkan semua emosi yang ada ke dalam musik dan lagu.

5. Bikin lirik yang personal

Salah satu ciri emo yang lain adalah lirik lagu yang sangat personal dan dalam artinya. Nggak harus soal kondisi sosial, kondisi pribadi juga sah-sah aja. Syaratnya cuma satu: emosi kita bener-bener tercurah di sini. Meski kesannya egois, esensi lirik musik emo adalah cerita yang erat banget hubungannya sama kita.

Nah, kalo mau bikin lagu sendiri, pastiin tuh lirik lagu yang kita besut dalem maknanya buat kita. Yang pada akhirnya bikin orang yang denger ikut larut sama cerita lagu. Kita mungkin pernah membatin saat denger sebuah lagu: "Wah nih lagu gue banget nih liriknya!" Nah efek itu yang dicari.

6 . Bergaya Emo

Nggak lengkap rasanya kalo mainin emo tapi nggak bergaya emo. Untuk bergaya emo ada beberapa hal yang kudu diperhatiin.

  • Kepala. Kalo punya rambut lurus, rambut harus hitam (nggak boleh dicat pirang) di potong lurus disisir menyimpang ke samping lewat jidat. Terus di bagian kuping potong yang tinggi. Sedikit spike juga boleh tuh. Kalo rambut keriting mending dibotakin aja.
  • Pake tato bisa jadi pilihan.
  • Kalo pake kacamata pastiin frame-nya dari berwarna hitam. Kalo nggak punya, cari aja frame hitam yang tebal. Inget aja kacamata yang dipake River Cuomo-nya Weezer.
  • T-shirt warna gelap yang rada kecil. Kalo perlu beli yang buat anak-anak.
  • Pake jaket denim corduray
  • Cardigan yang rada sempit atau V-neck sweater
  • Kalo bernyali pake make-up juga boleh.

Sabtu, 10 November 2007

Awal MuLa Genre Emo

Dude, apakah fenomena musik emo yang begitu booming di sekitar dua tahunan yang lalu itu anda ikuti dan jalani sampai sekarang? Lengkap dengan segala atribut yang mewakili image emo kids dan tentunya perkembangan musiknya yang terus berkembang.

Well...nggak salah kok. Siapa juga yang ngelarang lo buat ngikutin? Itu kan pilihan lo! Dan nggak ada seorang pun yang bisa menyetir keinginan dalam diri lo. Iya nggak?

Nah lewat tulisan ini gue mencoba menularkan ke-sotoy-an gue tentang musik emo terutama tentang awal mula perkembangan musik yang satu ini ke elo semua. Karena pasti lebih asik kalo kita mengerti dengan jalan hidup yang kita pilih dan jalani. Bukan semata-mata gaya doang. Okeh?! Sebelumnya sih sorry banget ya kalo ke-sotoy-an gue ini melewati batas-batas stadium sotoy yang ada. Hehehe…


Awal mulanya

Sebenarnya susah juga untuk mendefinisikan musik emo itu sendiri seperti apa. Ironis memang, padahal kita gampang banget menstereotipkan seseorang sebagai emo kids tapi di sisi lain susah banget buat kita untuk mendefinisikan musik emo itu sendiri.

Emo Anyway, basicly kata emo didapat dari kata “Emotional”, dan musik ini awalnya merupakan salah satu anak-an dari musik punk. (pasti lo tau lah). Umumnya sih, dituangkan ke dalam lirik yang emosional cenderung cengeng, melodius, puitis dan dibalut dengan teriakan-teriakan luapan emosi, terutama emosi yang tak terbendung setelah band metal anda selalu gagal lolos di audisi acara-acara sunatan massal. (hehehe, tae ah!)

Genre musik ini tuh mulai berkembang di akhir tahun 80an dan awal-awal 90an, sebagai sesuatu “label” yang awalnya diberikan kepada band punk di Washington DC saat itu, yang notabenenya memiliki permainan gitar lebih keras dari kebanyakan band punk. Dan alhasil genre musik ini dikenal sebagai musik “DC Punk”.

Pada tahun 1984 sejarah mencatat band hardcore-punk Hüsker Dü, sebuah band yang memberikan influence yang kuat pada band DC Punk lainnya kayak Faith, Rites of Spring dan Embrace. Merilis album keempat yang bertitel “Zen Arcade”. Album inilah yang menjadi sebuah album legenda saat itu.

Untuk informasi Embrace sendiri adalah band yang dibentuk oleh Ian MacKaye, yang sebelumnya menjadi vokalis band kenamaan Minor Threat.

Fugazi Sementara itu di sisi lain, walaupun Rites of Spring berhasil menghasilkan sebuah full album dan satu EP, band ini tidaklah bertahan lebih dari 2 tahun. Dan sebagai seorang rockstar, lead vocal Guy Picciotta merasa terpanggil untuk membentuk sebuah band baru lagi bernama Fugazi, yang nantinya band ini menjadi salah satu pionir di perkembangan musik emo.

Kekompleksan musik plus vokal yang intens dan juga penulisan lirik yang introseptif menghasilkan evolusi Emo dari tahun 1982 - 1992 dengan band–band seperti INDIAN SUMMER, MOSS ICON, POLICY OF THREE, STILL LIFE dan NAVIO FORGE.

Dinamika ‘kekerasan’ sering terdengar dari grup–grup tersebut yang akhirnya melahirkan band-band pioner baru Emo di evolusi berikutnya, yakni SAETIA dan THURSDAY di tahun 1997. Secara vokal, band tersebut memiliki style Emocore, dengan ciri terlalu sering memunculkan suara tangisan atau malah teriak penuh penyesalan.


Perubahannya

Walaupun influence dari Fugazi dan DC sound sangat substansial, sepanjang kita tahu, musik emo sekarang tidak semata-mata terbentuk hanya dari hardcore scene. Karena dengan seiringnya bergesernya jaman, para musisi emo lainnya memunculkan musik emo dengan gaya yang lebih “lembek”.

Sunny Day Real Estate Anehnya lagi, emo malah menjadi musik yang lebih lambat seiring dengan munculnya band seperti Sunny Day Real Estate (Seattle) dan Mineral (Texas). Mereka mencampurkan komposisi musik yang lebih lambat, lembut, gaya yang emosional, menggabungkan sound emocore dari Rites of Spring dan inovasi musik Post Hardcore ala Fugazi.

Range musik ini pun makin luas seiring dengan suksesnya band-band macam At The Drive In, Jimmy Eat World, The Get Up Kids dan Thursday. Media mainstream pun makin tertarik untuk membahasnya dan hal ini pulalah yang membuat musik emo semakin pop (baca:populer).

The Used, Finch, Story of the Year, Funeral for a friend, sampai band emo akustik macam Dashboard Confessional dan Bright Eyes yang santer terdengar saat ini jelas menjadi suatu contoh yang signifikan dimana musik emo menjadi lebih pop.


Hey They’re Not Emo, dude!”

Lebih gilanya lagi, saat pionir-pionir lama band Emo angkat bicara. Mereka menyatakan bahwa kebanyakan band-band yang terlanjur dan mencap dirinya sebagai band emo tidak mempunyai ciri khas sebagai band emo. Nah lho! Tapi yang jelas sih walaupun band-band tersebut dibilang bukan sebagai bagian musik emo oleh para pencetusnya. Tapi tetep aja mereka disebut sebagai band emo oleh para fans, terutama oleh media-media mainstream yang ada.

Yang jelas fenomena genre Emo ini akan terus berkembang seiring terus berjalannya tingkatan depresi yang ada. Sebab pada dasarnya semua musik yang ada selalu mengalami perkembangan, dan sebisa mungkin menghindari stagnansi. Apalagi karena para artisnya selalu ingin mendobrak batasan-batasan yang ada, they always striving to be different, striving to be original. Dan tidak ada seorang true musician yang ingin “ put in a box” mereka selalu ingin “out of the box”.

Itulah sebabnya banyak juga band-band yang menolak terjebak di dalam stereotip “emo”, mereka menolak untuk di”label-kan”sebagai sebuah band emo, contohnya band-band seperti Jimmy Eat World dan At the Drive In (bubar).